Malam 19:00 wib tgl 15 kamis 2018 kami tiba Di kersik tuo ,kerinci,setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang 14 jam bagi teman2 dri komunitas wedhus gunung pekan baru Dan saya 9 jam an dari Kota Bukittinggi… (berhenti solat Dan Dan makan).
Setibanya di kersik tuo kami Langsung mempersiapkan bekal Dan peralatan yang akan dipergunakan untuk pendakian Malam Hari menuju summit kerinci.mulai dari makan Malam lanjut bekal yang Di bawa buat makan Di perjalanan berupa nasi bungkus air minum and snack , senter jacket dll.

Figure 1:repacking tektok kerinci basecamp makjus

simaksi Dan ijin ke pada penjaga pos pintu rimba.
Sebelum pendakian kami berbicara dan minta izin diskusi dengan petugas pos jaga,beliau berkata “sebenarnya pendakian Malam d gunung kerinci tidak di IjinKan karna kerinci merupakan kawasan konservasi si belang (baca :harimau sumatra) Dan sangat berbahaya untuk berjalan d Malam Hari (maafkan kami maksa yah pak… hampura),Dan beliau hanya menanyakan kesiapan pribadi masing2 kami…” Tanyalah diri anda sendiri apakah sudah yakin Dan siap untuk mendaki d kerinci dimalam hari… Jangan Tanya kesiapan teman samping anda…Tanyalah diri sendiri” Dan berdasar Kan aturan dinas kehutanan beliau memperingatkan dan tidak menyaranKan pendakian malam hari Dan setelah berdiskusi ber 8 orang dari 9 orang kami siap melakukan pendakian,
setelahnya penjaga POS menjelaskan ke pada kami bahwa ada zona merah gunung kerinci yang berada dari pintu hutan sampai shelter 1 berjarak 6 km an Dan berada Di 1800 mdpl (pintu hutan ) hingga 2500 mdpl(shelter) dan harus sangat berhati2 di kawasan tersebut karna merupakan kawasan konservasi dan batas vegetasi terutama dimalam hari, Dan beliau menerangkan juga bahwa cuaca saat ini cerah Dan badai angin di puncak gunung,dari Basecamp pendakian terlihat bayangan gunung kerinci di kegelapan malam Dan ribuan bintang tanpa tertutup awan sedikit pun,saya deg-degan serta was-was dan juga bersemangat membayang Kan perjalanan malam yang akan kami lakukan,
petugas jaga juga menyaran Kan kepada kami untuk menggunakan jas Porter and guide untuk meningkatkan keamanan perjalanan, karna beberapa orang dari kami sudah pernah melakukan pendakian Di Gn kerinci kami memutuskan tidak menggunakan jasa tersebut(maksa lagi maaf yah pak),setelah berpamitan dengan petugas jaga kami bersiap-siap untuk melakukan perjalanan pukul 22:00 wib.
Pukul 22:00 kami berangkat menuju pintu rimba dari Basecamp yang lumayan jauh jika di tempuh berjalan kaki, ditempuh menggunakan kendaraan selama 30 menit Di akibat Kan jalan menuju pintu rimba yg sebagian jalan tanah Dan batuan, kami semua berkumpul di pintu rimba pukul 23 :00 (2 kali angkutan).

cek kelengkapan d pintu rimba
sebelum memulai perjalanan kami berdiskusi Dan berencana dengan manajamen perjalanan secara umum sebagai berikut :
secepatnya Dan berhati-hati melewati Red Zone gunung kerinci Dan semua anggota mendaki bergerak dengan jarak yang rapat Dan kalaupun akan beristirahat hanya untuk minum Tak lebih dari 5 menit,berhati-hati setiap akan melangkah Dan berpegangan karena perjalanan malam hari yang jarak pandang hanya sebatas senter/headlamp penerangan saja .hingga mencapai shelter 1 di ketinggian 2500 mdpl lanjut summit attack muncak Di saat sunrise rencana dan harapanya kan GITU..hahahha ( But),Dan teman2 semua siap Dan menyanggupi Hal ini note :(semua teman-teman yang berangkat ini sudah pernah tek tok di gunung marapi Dan gunung singgalang) jadi fisik sudah lumayan siap,Berikutnya dari shelter 1 hingga shelter 3 jalan senyamannya…👍
Yak sebelum berjalan kami semua berdoa menurut agama Dan kepercayaannya masing2 memohon perlindungan NYA selama di pendakian Dan Selamat hingga pulang…🙏🙏🙏

berdoa sebelum masuk pintu rimba
Note:POS &shelter gunung kerinci terdiri dari Pintu hutan 1800 mdpl -pos 1 -pos 2 -pos 3 – shelter 1(2500 mdpl)- shelter 2 -shelter 3- puncak kerinci 3805 mdpl
23:15 Kami semua bergerak dari pintu hutan melalui pos 1 -pos 2 Dan POS 3 (Ada sumber air) dengan mengandalkan penerangan headlamp dan senter sesekali istirahat sejenak untuk minum saja Dan Alhamdulilah POS 1-pos 2 dan POS 3 dapat kami lalui dengan lancar dan selamat (aslinya jalan sambil deg-deg an) setiap Ada yang ketinggalan bro tanzie yang bertugas sebagai sweeper akan berkordinasi kepada yang di depan untuk memperlambat pergerakan pendakian agar rombongan tidak terpisah (saya kebagian ngelead berhubung udah pernah nanjak kerinci sebelumnya).
Perjalanan dari pintu hutan sampai shelter 3 berjarak sekitar 6 km an dengan medan yang tidak terlalu nanjak tajam(masi lumayan banyak bonus jalanan landai) tapi berada di kawasan zona merah dengan vegetasi pohon2 besar membuat kami was-was dan waspada, kami tempuh dengan waktu 2 jam (tidak recommended jalan malam hari) Dan ketika kami sampai d shelter 1 waktu telah menunjukkan pukul 01 :15 wib.
Kami semua cukup lega telah melewati red zone dengan Aman tapi tetap Masih deg-degan dan was-was Karna perjalanan malam hari di hutan beserta penghuni Malam,dan masih setengah perjalanan lagi untuk di tempuh…🙈🙈 Di shelter 1 kami beristirahat makan ringan snack minum Dan mengumpulkan tenaga kembali.cuaca gunung di ketinggian 2500 mdpl mulai terasa dingin Karena kami berhenti bergerak,setelah diam lebih kurang 15 menit kami bersiap2 bergerak kembali (terlalu lama diam jadi semakin dingin) Dan di shelter 1 langit malam terlihat sangat cerah beribu bintang Tanpa awan sedikit pun…saya cukup bahagia menghayalkan Akan summit di puncak kerinci( akan cerah Di saat sunrise (akan tetapi…..)
Shelter 1 merupakan batas vegetasi pepohonan besar jadi sebelum shelter 1 kami tidak terlalu merasakan hembusan angin sebelumnya Karna terlindung pepohonan.
Kami melanjutkan pendakian dengan lebih santai,menuju shelter 2 (area lembah dewa) beberapa Kali teman2 yang berada di posisi belakang tercecer Dan terpisah cukup jauh, Karna route yang dilalui mulai tanjakan tajam dan panjang.Dan dalam perjalanan pendakian Malam tantangan beratnya adalah NGANTUK !!!,Serta akumulasi kelelahan perjalanan jauh kami dari pekanbaru – bukittinggi -kersik tuo dan langsung mendaki dengan istirahat yang kurang, kami semakin terpencar, Semakin mendekati Shelter 2 benar saja yang di sampaikan bapak penjaga pos, area hutan mulai terbuka dipuncak badai angin Di lembah dewa yang kami lalui angin berhembus dengan sangat kuat dari samping kiri kami yang hanya di batasi oleh semak2 berudu Di sebelah Kiri (Kita berjalan di yang sisi Kiri lembah dewa )sehingga suhu udara terasa sangat teramat dingin yang tadinya Masi pake baju kaos and base layer Mulai di tambah windbreaker( ujung jari-jari tangan mulai terasa perih ) Tak Banyak lagi pohon-pohon besar yang bisa menahan lajunya angin,beberapa teman sudah kelelahan dan mengantuk berat malah Ada yang mulai hipo ringan (ngantuk berat Dan gemetar hebat),Sehingga pace perjalanan melambat Karena pergerakan yang melambat (badan kurang gerak jadi dingin) Dan jarak mulai terpisah2 beberapa orang teman2 Ada yang tumbang karena kelelahan Dan Ada yang terlihat sudah tidak sanggup lagi melakukan pendakian…
Faktor penyebab:
kelelahan perjalanan panjang dari pekanbaru to kersik tuo dan sedikitnya waktu istirahat
Pendakian Malam Hari
Pergerakan yang melambat (sering berhenti)
Suhu yang sangat teramat dingin Di sebabkan badai angin. (Baru kepikiran :pantas ajah ngak Ada awan sama sekali Di puncak kerinci terlihat.angin nya sangat kuat entah sudah menghempaskan awan entahkemana, berasa di tampar bolak-balik dari berbagai arah *serius) memaksa kami melambat dan bahkan berhinti akhirnya.
Pukul 03:45 ,50 meter dari Shelter 2 2960 mdpl kami memutuskan untuk mengevaluasi perjalanan pendakian kami ,apakah Masih kondusif bagi kami untuk melanjutkan pendakian ke puncak sat ini, berhenti total, sejenak, atau kembali turun.(beberapa mulai gemetaran kedinginan hebat, sakit kepala dan mengantuk)
Disepakati bersama untuk berhenti total sementara tidak melanjutkan pendakian hingga badai angin mereda…(semakin ke puncak area terbuka semakin terpapar angin kencang)
Tapi berdiam Di cuaca badai angin suhu sangat teramat dingin sangat lah tidak mudah,Kami berlindung diparit jalur air yang berada di jalur pendakian merapat Kan diri berharap kehangatan , semua yg bisa menghangatKan diri kami pergunakan.mulai dari kaos kaki.sarung tangan jas hujan ,baju hangat, jacket,bahkan Kain sarung dipergunakan Untuk mengumpulkan sedikit kehanggatan dan berdempetan Dan tetap saja terasa dingin yang sangat Dan tubuh bergetar hebat jika berdiam diri lebih lama, Karna dingin yang amat sangat teman-teman memutuskan Kan untuk membuat perapian (thx to pak ikhsan yg ready bawa ban dalam bekas untuk perapian)

sembunyi dari angin kencang di parit ( ngak recommend )

ngak recomended istirahat d sini dengan keadaan seperti ini hahahaha (tiris pisan mang)

My mistakes pas nge check kedalam daypack nyariin parafin nya ngak nemu alias ketinggalan di tas carrie yang di tinggal di Basecamp *tepok jidat hiks2 T.T (biasanya bawa terus di daypack kalo nanjak)
Kami mengumpulkan ranting Dan kayu kering yang berada di sekitar.beberapa teman2 mempergunakan waktu untuk tidur dan istirahat ,alhamdulilah ranting2 kering mudah di dapat karna sudah seminggu tidak hujan di gunung kerinci (info dari penjaga pos) dan perapian bisa dinyalakan,Api cukup menghangat Kan kami, semalaman badai angin menghajar kami….😑😑

:mencari sedikit kehangatan

Hingga waktu subuh masuk(masih badai angina),saya pun shalat subuh dengan gemetaran Dan berdoa cuaca membaik.
Dan sunrise pun berlalu (ngak jadi sunrise di summit) rencana gagal, manusia berencana yang kuasa juga yang menentukan
Pukul 06: 30 langit Masih cerah badai angin mulai berkurang,Kami berkumpul kembali dan diskusi apa kah Akan melanjutkan summit atau akan turun sajah..(gagal sunrise and Masih Ada yang sedikit kelelahan),lebih kurang 3 jam an kami bertahan dari badai di bawah shelter dua
Disepakati bersama siap dengan target summit ajah.. se enjoy nya ke puncak kerinci… hahaha, okay dengan kesepakatan ini pukul 07:00 (badai angin sudah berhenti)kami bergerak dari shelter 2 menuju shelter 3 medan yg d lalui ini pendek… tapi sulit Karna Kita harus melalui jalur air yang dalam Dan harus berpegangan di akar yg d lalui,licin juga

lorong d shelter 2 menuju shelter 3

shelter 2 menuju shelter 3


shelter2 ke shelter 3
,batas vegetasi mulai terlihat, pemandangan terbuka mulai terlihat photo session Di mulai donk hahaha *cekrek2


shelter 2 menuju shelter 3

setelah 1 jam perjalan alhamdulilah kami sampai di shelter 3 lebih kurang 3300 mdpl dan kami semua berkumpul kembali d shelter 3 untuk makan berat Dan istirahat sejenak,

taman d shelter 3 ..(dilihat boleh dirusak jangan)

:istirahat dan makan d shelter 3

Puncak kerinci dari shelter 3 berjarak kurang lebih 1 s/d 2 km an sudah terlihat jelas, saya menyampaikan walo pun sudah terlihat jelas menuju puncak kerinci Masih membutuh Kan waktu 2 jam kalo berjalan santai …(deket dimata jauh Di kaki) percayalah2 ting hahahhaha . masih di butuh kan kondisi tubuh yang fit untuk mencapainya

Seorang dari kami memutuskan untuk beristirahat Dan menunggu saja di shelter 3 (karna sudah lelah dan mengantuk),good and wise decision broo tau kapan harus berhenti 👍👍
puncak hanyalah bonus…

Tinggal 7 orang dari kami yang akan menuju summit kerinci ,
09:00 kami summit attack, route yang dilalui berupa pasir dan Batuan lepas beserta 4 puncak bayangan (ngeselin ,puncaknya udah keliatan tapi ngak sampe2 *hadeuh) sebelum puncak Kerinci 3805 mdpl sendiri
saya berjalan perlahan sembari menunggu teman2 yang tertingal di bawah, medan nya berat Dan juga efek ketinggian 3300 to 3800 an mdpl bernafas lumayan sulit dan berat (cobaain ajah biar yakin…😂😂) Jalan d pendakian berpasir harus hati2 sekali terpeleset berhenti nya jauh entah dimana susah di rem yang celaka nya bisa sampe ke jurang (jangan sampe)

shelter 3 menuju puncak kerinci

shelter 3 menuju puncak kerinci
Kecepatan pergerakan masing2 yang berbeda membuat kami terpisah di medan yang terbuka.beberapa Kali saya bertemu pendaki yang sudah dalam perjalanan turun dari puncak kerinci yang sudah ngecamp d shelter-shelter di bawah. Karna kami kesiangan muncaknya Hahahaha di puncak bayangan terakhir sebelum puncak kerinci terdapat tugu yudha yang merupakan in memorian pendaki yang telah berpulang di gunung kerinci.
saya melanjutkan pendakian Dan pukul 10:50 sampai Di puncak Kerinci.
Just me alone at the summit
no body else…(pendaki yg lain udah pada turun and temen yg lain Belum sampai)
I’m feel so great.. allhamdulilah ya Allah atas nikmat kekuatan dan kesehatan yang engkau berikan dan mohon Ampun Masih banyaknya rahmatMU yang aku lalaikan dan tidak aku syukuri.
Semua rasa ngantuk Dan lelah hilang sejenak ketika Tiba d puncak Kerinci Tak pernah bosan melihat ciptaanNYA ….(summit kerinci yg kedua Kali tek tok).. just me and the top of sumatra…⛰️⛰️⛰️

Bonus di puncak kerinci

Beberapa saat kemudian teman-teman yang lain sampai d puncak Kerinci Satu persatu….expresi senang Dan bahagia Di balik wajah letih Dan napas ngos-ngosan tampak d wajah mereka hahahaha…
sungguh luar biasa ciptaan sang pencipta dan nikmatnya manakah yang engkau dustakan ??.
Dan hanya 6 orang dari 8 orang yang mencapai puncak kerinci, ternyata salah seorang rombongan teman kami hanya sanggup sampai puncak bayangan sajah. Karna mulai pusing Dan sakit kepala memutuskan untuk kembali saja untuk beristirahat d shelter 3 (wise decision).
Dan ini beberapa photo bersama komunitas @wedhusgunung pekanbaru yang telah mengajak sayah untuk tektok kerinci… thanks kawan2 dah culik 2 awak… Hahahaha *hug

bersama teman dari wedhus gunung pekanbaru


: bersama teman2 dari komonitas wedhus gunung pekanbaru
Setelah cukup istirahat Dan puas mengambil gambar di puncak Kerinci pukul 12:00 kami siap bergerak turun kembali menuju shelter 3, dan turun di medan berpasir dan batuan lepas dengan sisi Kiri dan Kanan jurang bukan lah Hal mudah…harus turun selangkah demi selangkah… berhati2… Karna sekali terpeleset ndak tau bisa berhenti dimananya…(hororkan),

turun dari puncak kerinci

alhamdulilah pukul 13:15 saya tiba di shelter 3,setelah shalat distirahat dan semua Tiba kembali Di shelter 3 berkumpul dengan 2 teman2 yg telah menunggu disana Arif dan iyan,perjalanan turun dari shelter 3 harus segera kami laksanakan untuk menghindari melewati red zone d Malam Hari (lagi)
13:30 Perjalanan turun Di akibatkan kelelahan fisik Dan turunan yg membebani lutut… bro Cepunk Dan Koh asenz Di dera cedera lutut ringan .. sehingga perjalanan turun pun Di lakukan dengan perlahan 2 dan lambat. alhamdulilah kami semua bisa dengan sehat Dan selamat keluar pintu rimba pas menjelang magrib. Total lebih kurang 18 jam perjalanan pendakian tektok dilakukan hari itu (lama dan kedinginan tertahan angin kencang) berbagai pelajaran dan pengalaman baru di dapat,pertama kali ke cegat angin sekencang dan dingin itu di gunung
Lelah senang Dan bahagia saya rasakan telah kembali dengan sehat dan selamat tektok gunung Kerinci.
Pe er…cepet makan berat Dan istirahat total Malam..Karna besok hari kami akan mendaki Dan camping di danau gunung tujuh…yihaaaa!!!!

preview danau gunung tujuh
……see u on the next stories..
Credit sebagian photo kepada teman2 dari :wedhus gunung pekanbaru kepada om strong saya @adi.w.negara, abang pembalap @putrabuana and photographer ketceh koh @asenz ,@tanzie @iyan @cepunk @arif dan pak dosen @ikhsan hatur nuhun pisan dah ngajak2 awak ..:)

Pelajaran tektok Kali ini #notetomyself
1.Istirahat yang cukup sebelum tektok
2.Gunung ngak kenal ama pro ato amatir taunya siapa yang siap ajah yang akan berhasil melewatinya…(siap ilmu, fisik,mental, perlengkapan,dll)
3.Gunung selalu tidak bisa di prediksi… Terlihat sangat cerah Tak berawan Dan berkabut dari kaki gunungnya… Badai angin kencang ternyata dipuncaknya (kena tampar bolak balik awak) dingin….😱😱😱 😑😑
4.Medan yang di lewati d kerinci sangat variatif mulai dari yang landai Hingga yang manjat berpegangan di kayu2 and medan dan pasir Batuan lepas
5.Perhatikan selalu kondisi teman Di rombongan Dan berdiskusi setiap perubahan kondisi..
6.Persiapkan semuanya dari fisik ilmu,mental, Hingga perlengkapan agar bisa menikmati perjalan pendakian…(Kalo ngak susah payah dan derita ajah yang dirasa Tanpa bisa menikmati indah nya Alam sekitar *serius)
7.Untuk tektok pendakian panjang persiapkan daya tahan diri sebaik2 nya 3805 is not a joke