Pada hari Minggu, 6 Agustus 2017, tim Bandung Explorer mengikuti trail race Ciremai Trail Run 2017 yang diselenggarakan oleh komunitas Cirebon Runner (CORE). Lebih dari 30 peserta dari Bandung Explorer tersebar di seluruh kategori lomba, yakni 30K, 25K dan 15K.

Race venue bertempat di daerah Forest Monkey, Cibeureum, Kuningan dan rute race di sekitar Gunung Ciremai. Hanya pada kategori 30K peserta ditantang untuk menaklukan puncak Gunung Ciremai.

Hasil memuaskan berhasil didapatkan oleh Alan Maulana yang berhasil menjadi juara di kategori Open 30K, disusul rekannya Arief Wismoyono sebagai runner-up. Selain itu, Ruth Theresia juga berhasil menjadi juara di kategori Open 30K. Berikut foto-foto dokumentasinya.

CTR! Kami dataaang! #ciremaitrailrun #bandrexhood #bandrexhood #bdgexplorer

A post shared by BDG Explorer (@bdg_explorer) on

CTR bedol desa. #ciremaitrailrun #bandrexhood #bdgexplorer

A post shared by BDG Explorer (@bdg_explorer) on

Alhamdulillah dalam rangka latihan buat UTMB-PTL dapet bonus podium 1. Rezekinya chamonix 👪 Ciremai Trail Run 2017 kategori 30K dengan total ascent dan descent masing-masing 2500 mtr sangat seru trek tanjakan dan turunannya. Tanjakan bikin ngerondang, turunan bikin terlempar 😁 … Terimakasih buat @cirebonrunners sudah mengundang saya dan team. Thanks to @bdg_explorer with team ciremai bandrex and to my sponsor @officialsuuntoindonesia @sukaoutdoor @compressportid and UTMB-PTL sponsor @kain_bellini @herbalifeindonesiaofficial @indonesiastockexchange @maybankid @latulipecosmetiques @hariankompas … #iAMjourney #bandrexhood #kainbellini #officialsuuntoindonesia #ProgressBeyondLogic #TeamSuuntoIndonesia #SukaOutdoor #CompressportID #TeamCompressportID #HerbalifeIndonesia #YukNabungSaham #hariankompas #Latulipe #MaybankIndonesia

A post shared by aLan Maulana (@lanzmaulana) on

Puji Tuhan masih diberikan kepercayaan dari Tuhan untuk menyelesaikan Ciremai Trail Run 30K. Rute flat aspal 5K pertama dilanjutkan "crawling" menuju summit Ciremai (pulang pergi). Beruntung cuaca di Cirebon lagi ga hujan, jadi trek didalam hutan runnable. Tapi jalur ke arah puncaknya itu lhoo pasir, debu, dan batu. Treknya jadi ngebul banget!! Segala pake drama jatuh "nyusruk" 2 kali saat downhill karena tersandung akar pohon melintang. Alhasil tato "korengan" melukisi dengkul ini. But once again God gave me another blessing Terima kasih rekan-rekan @cirebonrunners, eventnya keren dan bagus. Markingnya sangat jelas, asupan di water station sangat melimpah, dan marshal really helpful. Terima kasih kepada Gulf atas free slot untuk saya. Terima kasih baraya @bdg_explorer untuk support dan keceriaan selama bedol desa kali ini. Terima kasih kepada sponsor @compressportid @sukaoutdoor @hokaoneone @runnerid @hariankompas @telkominfra untuk segala doa dan supportnya #trailrunning #teamcompressportid #timetofly

A post shared by Ruth Theresia (@ruth.theresia) on