Lomba ultra-trail tingkat internasional yang di hadiri oleh 14 negara yaitu Australia, Belgia, Brunei Darussalam, China, Denmark, Prancis, Jerman, Indonesia, Jepang, Malaysia, Polandia, Slovakia, Swiss dan Inggris. Dengan jumlah orang asing yang mengikuti sejumlah 46.

Kegiatan ini diikuti oleh 374 peserta yang terbagi dalam 3 kategori yaitu: 75 peserta untuk kategori 100K, 96 peserta untuk kategori ekiden (relay) 100 K dan 203 peserta untuk kategori 50K.

Lari Ultra Trail 100, untuk kategori 100K dan ekiden 100K ini dimulai hari Sabtu tanggal 16 September 2017 di Tahura Djuanda Dago jam 06.00, dibuka oleh Kadispora Jawa Barat Bapak Yudha M. Saputra kemudian disusul untuk kategori 50K jam 16.15.

Jarak tempuh 100K itu harus diselesaikan dengan batas waktu di bawah 32 jam dan dibawah 15 jam untuk kategori 50K, yang melewati 4 puncak gunung di sekitaran Bandung seperti Palasari, Bukit Tunggul, Tangkuban Perahu dan Gunung Burangrang.

Kategori  100K putra dimenangkan oleh

  1. Fandi Achmad dengan waktu 18 jam 44 menit
  2. Aris Sopiandi dengan waktu 19 jam 4 menit
  3. Riski Saputra dengan waktu 21 jam 24 menit

kategori 100 K putri dimenangkan oleh

  1. Shindy Patricia dengan waktu 27 jam 12 menit
  2. Lily Suryani dengan waktu 29 jam 11 menit
  3. Grace atlet dari Australia dengan waktu 31 jam

kategori 100 K ekiden (relay) umum di menangkan oleh :

  1. Komunitas Bdg Explorer
  2. Komunitas Core (Cirebon Runner)
  3. Komunitas Derby (Depok)

Kategori 50 K putra dimenangkan oleh :

  1. Margono dengan waktu 8 jam 11 menit
  2. Aziz Dermawan dengan waktu 9 jam 6 menit
  3. Satriman dengan waktu 9 jam 43 menit

Kategori 50 K putri dimenangkan oleh :

  1. Ninie Hauschildt dengan waktu 10 jam 27 menit
  2. Ina Budiarni dengan waktu 11 jam 9 menit

Harapan dari penyelenggaraan ini “Semoga Bandung Ultra 100 bisa menjadi event yang baik sehingga bisa menjadi salah satu tujuan para pelari trail nasional maupun internasional” kata Dian R Sukmara sebagai Race Director.